ANDA SUPERMAN (SUPERWOMEN) DALAM BISNIS ANDA

ANDA SUPERMAN (SUPERWOMEN) DALAM BISNIS ANDA

Bagaimana bisnis saya bisa Autopilot? Sedangkan systemnya masih berantakan, tim masih kacau dan saya belum bisa meninggalkan bisnis saya!
Atau curhatan berikut ini:Gimana saya bisa jalan-jalan dan meluangkan waktu untuk keluarga? Saya tidak cukup waktu untuk mencari peluang bisnis lain?

BUSINESS FLOW
Mari rasakan…., pelan – pelan perhatikan dan evaluasi Business Flow Anda. Secara umum setiap bisnis mempunyai flow (alur) dalam jalannya usaha yaitu : MARKETING – SALES – OPERATION – FINANCIAL.
1. MARKETING: Pemasar yang jago mendatangkan Calon Pelanggan bagi usaha Anda.
2. SALES: Penjual handal yang mampu membuat Calon Pelanggan menjadi Pelanggan.
3. OPERATION: Tim yang menjalankan operasional perusahaan dengan baik dan memuaskan Pelanggan.
4. FINANCIAL: Perencanaan dan pengelolaan keuangan untuk memastikan Bisnis Anda benar-benar profitable dan tumbuh berkembang.

Ibarat meja, keempat flow tersebut adalah kaki yang menopang meja bisnis Anda.
Maka jika Bisnis Anda belum Autopilot, bisa dipastikan salah satu atau ke 4 Business Flow tersebut Anda sendiri yang mengerjakannya, atau minimal masih melibatkan Anda.

KENAPA TIDAK BISA AUTOPILOT?
Hhemm…. Berat, bukannya tidak mau tapi tidak bisa!Anda bilang, kenapa Bisnis Anda tidak bisa Autopilot, Karena Bisnis Anda unik, tidak ada yang bisa melakukan, semua Anda dan semua Anda yang mengerjakan.Karena jangan-jangan Anda menjadi SUPERMAN atau SUPERWOMEN dalam bisnis Anda sendiri?
Karena Anda yang menjadi kaki atas meja bisnis Anda. Ketika Anda tinggal sebentar saja mejanya turun, miring dan berantakan.
Anda tukar hidup Anda untuk pegangi meja bisnis Anda. Anda tidak akan bisa menikmati the Golden Moment, waktu berharga bersama anak dan istri-istri Anda. hehm…
Anda bilang Anda kerja keras membangun bisnis untuk keluarga Anda, Kerja keras untuk keluarga Anda akan tetapi ironis keluarga Anda tidak begitu mengenal Anda.Anda menjadi orang asing bagi keluarga karena tidak punya cukup waktu untuk bersama mereka, untuk diri sendiri saja tidak. Anda hampir tidak punya kehidupan demi bisnis.

MAU SAMPAI KAPAN?
*Anda harus mengatur bisnis Anda biar memberikan hidup yang berkualitas, jangan biarkan bisnis Anda justru mengatur hidup Anda, sedangkan usia Anda semakin tua.
Ayo mulai membangun kaki meja bisnis Anda. biar bisnis semakin profitable dan autopilot, bisnis bisa berjalan sendiri Anda bisa jalan-jalan. “Rumah Terurus Bisnis Jalan Terus”.

Tidak ada kata tapi! Nah loh!

Salam sukses,

Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
Entrepreneur,  Business Coach dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
HP/WA: 08124683055
www.contohsop.com
www.mastersop.com

LEVEL UP BISNIS ANDA (2)

LEVEL UP BISNIS ANDA (2)

Level penghasilan berikutnya setelah Karyawan (EMPLOYEE) dan Pekerja Mandiri (SELF EMPLOYEE) adalah Pemilik Usaha (BUSINESS OWNER).

Baca di artikel sebelumnya…
Jika level Employee dan Self Employee mengorbankan waktu dan tenaganya untuk uang. Maka berbeda dengan Business Owner.

Business Owner sudah memperkerjakan orang lain / karyawan untuk menjalankan usahanya. Untuk itu usaha yang mereka jalankan dibuatkan SISTEM sehingga dia tidak perlu terlibat langsung dalam usahanya. Itulah bisnis AUTOPILOT namanya.

Jika usaha masih dikerjakan sendiri namanya Self Employee. Kalo bisnis dibantu beberapa orang karyawan levelnya masih Manager. Kalo Autopilot itu levelnya sudah business owner.

Keuntungan mempunyai Bisnis Autopilot bisa memprediksi Profit dari proyeksi yang dibuat meskipun tidak 100%. Mempunyai waktu yang seimbang dan cukup untuk keluarga, diri sendiri, ibadah, sosial dan lainnya. Karyawan sangat produktif dan turn over rendah.

Autopilot Bussines mempunyai JOB DESCRIPTIONS yang membagi tugas, wewenang dan tanggung jawab setiap karyawannya dengan baik dan jelas. Job Descriptions mengatur spesifikasi dan kompetensi jabatan yang mensyaratkan pendidikan dan pengalaman kerja sebagai standar bagi pemegang jabatan.

Disamping Job Desc, usaha Autopilot mewajibkan adalah sistem yang berupa Standard Operating Procedure (SOP) dalam menjalankan usahanya. SOP sebagai standar dan prosedur kerja yang baku untuk menjamin roda usaha tetap berjalan dengan baik sesuai tujuan yang diinginkan oleh pemilik usaha.

*
Maka level up usaha Anda menjadi usaha yang Autopilot dengan membuat sistem Standard Operating Procedure (SOP) yang baik.


Salam sukses,
Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
Entrepreneur, Business Coach dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
HP/WA: 08124683055
www.contohsop.com
www.mastersop.com

 

LEVEL UP BISNIS ANDA (1)

LEVEL UP BISNIS ANDA (1)

Bahwa sebagian besar karyawan (employee) menginginkan kebebasan, terutama dalam hal waktu dan uang.

Anda bayangkan…

Enak memang, jika gajian tetap dapat setiap bulannya, tapi Anda tidak dibatasi waktu dan kapan saja Anda bisa berlibur, kumpul bersama keluarga, anak dan istri – istri anda. Anda punya banyak waktu untuk ibadah dan kehidupan sosial di lingkungan.

Tidak asyik memang jadi karyawan, selalu diperintah dan harus taat sama atasan. Begitulah kira-kira mimpi indah seorang karyawan.

Kemudian Anda mulai berfikir untuk resign, mengundurkan diri dari perusahaan. Gak mau lagi jadi karyawan.

Maka Anda mulai berbisnis dan bekerja sendiri, membuka warung, toko atau berbisnis online. Ada pula yang membuat produk atau jasa sendiri atau mengambil produk lain untuk dijual dan dipasarkan. Itulah SELF EMPLOYEE

Anda kerjakan semuanya sendiri dari A sampai Z. Dari proses memperoleh barang, proses distribusi dan pengelolaan keuangan ditangani sendiri.

Apakah dengan posisi ini Anda mendapatkan kebebasan waktu? Tentu tidak!.

Uang mungkin Anda dapat akan tetapi waktu tetap Anda korbankan. Ingatlah anda masih di posisi Self Employee (bekerja untuk usaha Anda sendiri).

Logika di level Employee (karyawan) adalah Anda menukar waktu dan tenaga Anda dengan Uang (gaji).

Sedangkan level Self Employee adalah Anda menggunakan waktu dan tenaga Anda untuk memperoleh Uang (penghasilan). Keduanya sama – sama menggunakan waktu dan tenaga Anda bukan?

Robert T. Kiyosaki dalam bukunya Cashflow Quadrant mengatakan bahwa Employee/Karyawan disebut sebagai pola karyawan, yaitu orang yang bekerja dengan orang lain. Biasanya mereka mendapatkan gaji tiap bulannya. Mereka membarterkan waktu dan tenaganya. Contoh : Direktur, manajer, buruh

Sedangkan Self Employee/Bekerja sendiri disebut juga sebagai pekerja lepas, mereka bekerja dengan dirinya sendiri. Biasanya mereka memiliki usaha-usaha kecil. Mereka tidak bekerja dengan orang lain. Contoh : dokter, trainer, pengacara, pemilik toko, warung, dsb.

Nah Anda mulai paham di mana posisi Anda? Kemudian bagaimana supaya bisnis atau usaha Anda tidak lagi mengorbankan Waktu dan Tenaga Anda?

Jawabnya adalah bikin bisnis anda AUTOPILOT dengan membangun SOP atau System. Bagaimana caranya?

Ikuti artikel – artikel saya berikutnya….


“Sukseskan Gerakan Pengusaha Sadar SOP”.

 

Salam sukses,
Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
Entrepreneur, Business Coach dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
HP/WA: 08124683055
www.contohsop.com
www.mastersop.com

USAHA KONVENSIONAL VS USAHA BERSISTEM

USAHA KONVENSIONAL VS USAHA BERSISTEM

Ibarat dua pedagang air. Keduanya mengambil dari sumber air yang sama yaitu jauh di bukit.

Adalah kisah lama, dua saudara yang namanya EMBRO dan PIPO. Apa yang dilakukan kedua saudara ini untuk megambil air di atas bukit itu.

EMBRO mengambil air dari bukit dengan menggunakan ember yang dipikul, jauh dari bukit turun ke desa tempat Depo air yang dia punya. Setiap air yang dia bawah turun selalu laku dan tidak tersisa. Maka sebentar saja dia mengumpulkan banyak uang.

Sedangkan PIPO mempunyai cara yang berbeda dengan EMBRO, dia tidak langsung ambil air akan tetapi membeli pipa dan alat untuk membuat saluran pipa yang menghubungkan sumber air ke penampungan air di depo yang dia bangun. Berbeda dengan EMBRO yang dari awal kerja sudah bisa menghasilkan uang, sedangkan PIPO belum dapat omzet sama sekali karena tidak ada air yang dia dapatkan. Si PIPO hanya focus bikin saluran air.

Enam bulan kemudian, apa yang terjadi?
EMBRO tetap menjalankan rutinitas dari pagi hari sampai sore hari memikul air dari bukit turun ke desa untuk dijual. Sedangkan PIPO saluran airnya sudah selesai 3 bulan yang lalu dan air siap ditampung dan dijual ke penduduk desa.

Sejak itu PIPO dengan mudah mendapatkan air, cukup buka kran tidak perlu pikul ember naik turun bukit. Pelanggan lebih suka dengan air PIPO karena lebih bersih dan terjamin pasokan airnya. Maka pundi-pundi uang mulai memenuhi tabungan PIPO.

Apa yang terjadi dengan EMBRO, badannya semakin lemah tenaganya tidak sekuat dulu. Air yang dia dapatkan tidak sebanyak pada awal usaha dan pelanggan mulai berkurang pindah ke PIPO. Mulai sakit-sakitan dan tabungan dari jerih payah usahanya mulai terkuras habis.

Nah… EMBRO adalah gambaran pengusaha yang menjalankan usaha tanpa Sistem (SOP). Sedangkan PIPO adalah pengusaha yang menjalankan dengan Sistem.

Bagaimana dengan Anda? Mau pilih nasib seperti EMBRO atau PIPO?

*Mungkin Anda sekarang merasa sakit saat membangun sistem untuk bisnis Anda, tapi ketahuilah sungguh bahagia ketika hasilnya kelak kita nikmati.*

Maka Autopilotkan Bisnismu!

Salam sukses,
Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
Entrepreneur, Business Coach dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
HP/WA: 08124683055
www.contohsop.com
www.mastersop.com

HAVE MONEY, HAVE (NO) TIME

HAVE MONEY, HAVE (NO) TIME

Sahabat Sukses, ketahuilah banyak orang PANDAI Menjual Produk, tapi tidak pandai Mengelola Bisnisnya. Sukses adalah ketika kita punya banyak Money (uang), Dan sekaligus punya banyak Time (waktu).

Femomena yang sering terjadi, Semakin berkembang Bisnisnya, maka dia semakin kehilangan banyak waktu *(Have Money No Time).* Waktu untuk keluarga, untuk Ibadah, dakwah dan waktu untuk kehidupan sosialnya.

Saat ekspansi dan bertambah cabangnya, bertambah pula stressnya dan hebatnya dia semakin kehilangan keseimbangan hidupnya. Sungguh miriss…

Jangan terlambat!!!
Jadilah Pengusaha atau Profesional yang tidak hanya mempunyai uang (HAVE MONEY) tetapi juga punya waktu (HAVE TIME) untuk orang lain dan sesamanya.

Maka AUTOPILOTKAN bisnis Anda!!!

Salam sukses,
Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
Entrepreneur, Business Coach dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
HP/WA: 08124683055
www.contohsop.com
www.mastersop.com

SEMAKIN KAYA, SEMAKIN SIBUK?

SEMAKIN KAYA, SEMAKIN SIBUK?

Self Employed adalah karyawan yang bekerja untuk bisnisnya sendiri. Pebisnis demikian yang semua pekerjaan dihandle sendiri, dari purchasing, marketing, sales, packing, shiping, finance dan accounting semua masih melibatkan dirinya. Maka tidak heran pebisnis yang demikian punya banyak uang akan tetapi tidak punya waktu karena kesibukannya. Merekalah yang semakin kaya semakin sibuk.

Ada 4 level kesuksesan bisnis. Kategori nomor 4 menunjukkan bahwa Anda benar-benar sebagai pebisnis (Business Owner) sejati.

Empat kategori ini berkaitan dengan seberapa besar konversi waktu yang dia korbankan untuk mendapatkan uang. Apa saja 4 kategori tersebut?

1. Kategori A, mereka yang tidak punya Waktu, dan tidak punya Uang. Bisa jadi mereka pengangguran tetapi banyak acara (pengacara).

2. Kategori B, punya banyak Waktu akan tetapi tidak punya Uang. Dia adalah jobless, pengangguran, karena tidak bekerja maka dia tidak punya uang.

3. Kategori C, punya banyak Uang tapi tidak punya Waktu.
Mereka adalah karyawan dan profesional. Semakin banyak Waktu yg dia korbankan maka semakin banyak Uang yang dia dapat, tapi sayang tidak punya banyak waktu.

Waktunya ditukarkan dengan cara bekerja.
Waktunya dibayar dengan Gaji harian, mingguan, bulanan atau tiap kehadiran. Termasuk kategori ini adalah pebisnis yang semuanya masih dikerjakan sendiri (self employed).

4. Kategori D, merekalah para Entrepreneur, Business Owner, mereka punya banyak Uang dan sekaligus punya banyak Waktu.

Merekalah yang punya Sistem pada bisnisnya. Dengan System & SOP dia Autopilotkan bisnisnya.

“Kini orang tidak lagi melihat seberapa kaya dan hebatnya Anda, tetapi seberapa peduli Anda kepada mereka”.

Lalu, Anda kategori yang mana?

Salam sukses,
Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
Entrepreneur, Business Coach dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
HP/WA: 08124683055
www.contohsop.com
www.mastersop.com

#mastersop
#contohsop
#sopperusahaan

TIME IS MONEY BUKAN UNTUK BUSINESS OWNER

TIME IS MONEY BUKAN UNTUK BUSINESS OWNER

“Besarkan bisnismu agar bisa membesarkan bisnis orang lain. Kuatkan dirimu agar bisa menguatkan orang lain. Karena hanya baja yang bisa menempa besi”.

‘TIME IS MONEY’ tidak berlaku bagi Business Owner atau Entrepreneur. Istilah ini hanya berlaku bagi para “Pekerja” atau Workers. Betulkah demikian?

Employed atau karyawan yang tidak ngantor tidak akan dibayar oleh perusahaan. Dan pekerja atau Worker yang ogah-ogahan di rumah tidak bisa membayar dirinya sendiri.

Karena “Pekerja” menukarkan WAKTUNYA demi UANG. Sedangkan pengusaha tidak demikian, maka istilah yang cocok bagi Entrepreneur adalah HAVE MONEY & HAVE TIME.

Jika pekerja habis waktunya untuk Uang, maka Entrepreneur mendapatkan Uang tanpa menghabiskan Waktunya (Work less, Earn more).

Bukanlah PENGUSAHA, jika dia masih tidak mempunyai waktu untuk diri dan keluarganya, ibadah dan dakwahnya, serta lingkungan sosialnya.

Maka susunlah SOP untuk usaha Anda dan biarkan bisnis Anda menjadi AUTOPILOT!

Jika bermanfaat boleh di share!

Salam sukses,
Alim Mahdi
Master SOP & System Business
Entrepreneur, Business Coach dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
HP/WA: 08124683055
www.contohsop.com
www.mastersop.com
#mastersop
#contohsop
#sopperusahaan