PERBEDAAN CEO, OWNER, FOUNDER DAN CO-FOUNDER

PERBEDAAN CEO, OWNER, FOUNDER DAN CO-FOUNDER

Ada yang masih bingung dengan perbedaan CEO, Owner, Founder dan Co-Founder dalam dunia bisnis. Karena itu berikut bisa saya jelaskan sedikit pengertian masing-masing istilah tersebut.

CEO
CEO disini bukanlah kepanjangan Chief Everything Officer lho ya, akan tetapi dari singkatan CHIEF EXECUTIVE OFFICER.

Chief berarti kepala atau yang memimpin sedangkan Executive berarti jajaran direksi. Seorang CEO tidak bisa memimpin perusahaan seorang diri, seorang CEO harus di bantu oleh jajaran direksi di bawahnya seperti direktur atau wakil direktur. Istilah ini biasa dipakai perusahaan di amerika dan eropa, tetapi kini sering juga kita dengar di Indonesia.

FOUNDER
Founder digunakan untuk pendiri atau pencetus ide usaha, bisa perorangan atau kelompok, founder biasanya juga sebagai owner sebuah perusahaan.

OWNER
Owner lebih mengarah ke pemilik usaha, bisa perorangan atau kelompok. Kelompok atau grup biasanya ada investasi dari beberapa investor namun pemilik usaha tetap jadi owner. Investor pun bisa di katakan owner.

CO-FOUNDER
Co-founder mengarah ke seseorang yang menjadi rekan si founder, bisa perorangan atau kelompok.
Ada dua pandangan co-founder pendiri (pencetus usaha) yang bekerja sama dengan Founder lainnya, jadi Co-founder ini ia merupakan orang yang ke-2 ke-3 dan seterus nya sebagai pendamping.

*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com

 

 

Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
Master G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

CARA MEMBUAT SOP TOKO RETAIL

CARA MEMBUAT SOP TOKO RETAIL

Kekuatan toko retail modern ada pada SOP dan sistem bisnisnya. Wajar jika banyak waralba toko retail modern tumbuh menjamur di kota-kota seluruh Indonesia. Nah bagaimana cara membuat SOP untuk toko retail modern ini?

Untuk membuat SOP Toko retail Modern, Anda harus menyiapkan Visi dan Misi bisnis Anda. SOP yang tepat dimulai dari mereview dan memahami visi dan misi perusahaan.

Langkah-langkah dalam menyusun SOP toko retail modern, adalah sebagai berikut:
1. Review Visi dan Misi perusahaan Anda, jika belum punya maka Anda harus membuatnya terlebih dahulu.
2. Review value atau nilai dan budaya kerja bisnis Anda. Sama dengan visi misi, value an budaya kerja berfungsi sebagai alignment dan pemberi arah bisnis agar SOP dapat dibuat tepat seperti yang diharapkan.
3. Review kembali struktur organisasi toko Anda, buatkan bagan dan tetapkan sebelum SOP disusun. Struktur organisasi toko biasanya terdiri dari kepala toko, kasir, pramuniaga, logistik dan cleaning service (OB).
4. Kemudian buatkan job description masing-masing posisi dalam bagan struktur organisasi tersebut.
5. Mulai menyusun SOP dengan menyusun uraian prosedur Alur Kerja sederhana sesuai proses bisnis di toko Anda. misalnya meliputi: Prosedur Buka Toko, Prosedur Terima Barang, Prosedur Pencatatan Stok Barang, Prosedur Stock Opname, Prosedur Kebersihan Toko, Prosedur Layanan Customer, Prosedur Kasir/Penjualan, Prosedur Laporan Penjualan, Prosedur Tutup Toko.
6. Setelah alur kerja SOP dibuat, maka berikutnya Anda dapat membuat standarisasi layout dan perlengkapan Toko, terdiri dari: Standar Penataan Barang dan Peralatan Toko, Standar Bangunan Toko, Standa Layout Rak Toko, Standar Desain dan Warna Cat Toko, Standar Pemilihan Lokasi, Standar Logo dan Papan Nama, Standar Peralatan dan Peralatan Toko, Standar Seragam Crew Toko.
7. Secara sederhana SOP yang Anda buat sudah jadi. Anda bisa melengkapi dengan Kebijakan Promosi, standar memilih lokasi toko, dan lain-lainnya.

Demikian cara membuat SOP toko retail, silakan Anda membuatnya sesuai dengan karakteristik bisnis Anda. Contoh lebih detail SOP, serta cara penulisannya bisa diliat lebih lengkap di https://mastersop.com/tokoretail

 

 

Salam Founder
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
Master G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

PROBATION PERIOD BUKAN AJANG COBA – COBA

PROBATION PERIOD BUKAN AJANG COBA – COBA

Saat merekrut karyawan baru, setiap karyawan harus melewati masa percobaan kerja atau probation selama lebih-kurang tiga bulan.

Masa Percobaan Kerja atau Probation Period merupakan cara perusahaan melihat kinerja karyawan, apakah memenuhi ekspektasi atau tidak. Memastikan bahwa karyawan tersebut kinerjanya sebagus pada proses perekrutan dan dapat memenuhi standar kinerja yang diharapkan.

Dalam masa percobaan perusahaan akan memastikan potensi karyawan bersangkutan dapat diberdayakan sehingga menghasilkan kinerja yang baik sesuai ekspektasi perusahaan dan bisa dijadikan karyawan tetap atau tidak.

Untuk memastikan kinerja, maka perusahaan tentunya mempunyai standar kerja dan uraian tugas dan janggungjawab yang mesti dipenuhi oleh karyawan.

Paling tidak, training karyawan dalam masa percobaan mempunyai beberapa tujuan sebagi berikut :
1. Training tentang pengenalan lingkungan perusahaan. Terkait kondisi lingkungan kerja, jam kerja, peraturan perusahaan, serta budaya kerja yang ada di perusahaan.
Training ini bertujuan untuk membantu karyawan baru untuk dapat lebih cepat dalam beradaptasi.
2. Training Tentang Job Description, Standard Operating Procedure (SOP) dan Instruksi Kerja, adalah training yang terkait dengan wilayah jangkauan tugasnya, pihak yang terkait dengan tugas dan tanggung jawabnya.
3. Training tentang 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) dan K3 untuk kenyamanan di lingkungan kerja dan pemahaman prosedur keselamatan kerja karyawan.

Jadi masa training atau masa percobaan tidak sekedar ajang coba-coba atau agar karyawan yang bersangkutan mudah beradaptasi. Ada point 2 dan 3 yang harus menjadi target managemen dalam memberlakukan masa percobaan pada karyawan baru.

Nah, terkhusus pada poin 2, apa jadinya jika Anda merekrut karyawan, akan tetapi perusahan Anda belum mempunyai SOP, Job Description dan Struktur Organisasi yang jelas?

*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com

Salam Founder
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
Master G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

 

#mastersop
#sadarsop
#konsultansop

RAHASIA SOP PRODUK KULINER

RAHASIA SOP PRODUK KULINER

Masih ada rasa ketakutan bagi sebagian owner jika usahanya dibuatkan SOP. Memang benar SOP harus dibuat sejelas mungkin agar setiap karyawan atau pelaksana SOP tersebut bisa memahami dan melaksanakan pekerjaan itu sesuai SOP yang dimaksud.

Justru dari sinilah kekhawatiran itu timbul… jangan-jangan usahanya nanti ditiru oleh karyawan dan karyawan akan membuka sendiri sebagai pesaing.

Contoh: Resep Masakan, Bagi pebisnis kuliner baik berupa makanan, kue atau minuman adalah rahasia produk yang paling penting dan utama. Maka bisa dimaklumi jika mereka sangat ketakutan resepnya dicuri atau diketahui orang lain. Karena itulah mereka enggan membuat SOP untuk proses produksi mereka.

Padahal dengan SOP tersebut seharusnya owner bisa membebaskan diri dari pekerjaan rutin ngurusin dapur atau produksi.

Rekan-rekan sekalian, mau gak saya beritahukan suatu rahasia agar resep dan proses produksi pada usaha kita tidak dibajak oleh orang lain?

Nah! Jika Anda ingin tahu rahasianya,,,

Ternyata sangat simple! Agar resep masakan Anda tidak bisa ditiru oleh orang lain adalah dengan menggabung beberapa bumbu menjadi bumbu jadi siap pakai. Dimana prosedur aplikasinya adalah cukup dengan memakai ukuran atau standar takaran yang ditetapkan.

Semoga bermanfaat….

*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com

Salam Founder
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
Master G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055

TEAM YANG NOT WORK

TEAM YANG NOT WORK

Mengapa Teamwork tidak bisa works (bekerja) seperti yang diharapkan? Padahal Team sudah ditraining, sudah dimotivasi, dan diarahkan sedimikian rupa, akan tetapi belum bisa maksimal.

Sesungguhya, program aktivasi Teamwork bukan sekedar hingar bingar seremonial yang sering dikemas dalam kegiatan outing atau motivation training dan group competition.

Tapi ada hal- hal yang fundamental yang sering dilupakan oleh business owner dalam membangun team work.

Pertama, visi misi, value, goal dan tujuan serta arah tujuan dan target yang jelas dan terukur. Team membutuhkan motivasi dan bahan bakar yang kuat untuk meluncur mencapai target yang diinginkan.

Kedua, adanya struktur organisasi yang kuat, efektif dan efisien dan ketiga harus dilengkapi dengan Job Description yang tegas untuk mengatur peran, tanggung jawab dan wewenang setiap anggota team dengan jelas.

Keempat, adanya Standard Operating Procedure (SOP) yang tepat sebagai acuan kerja bagi setiap anggota team sehingga kemungkinan konflik bisa teratasi dan performa kerja bisa terukur dan terkontrol.

Kelima, adanya sistem kontrol dan evaluasi yang tepat dan akurat. Alat kontrol sebagai bahan evaluasi kinerja dan tindak lanjut perbaikan (Improvement). Buatlah KPI untuk membantu evaluasi kerja tim.

Nah! Karena itu luangkan waktu lagi untuk tengok dan evaluasi tim kita point manakah yang masih kurang?

What do you think?

*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com

Salam Founder
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
Master G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055