Belajar SOP Sejak Buaian Ibu

Bagikan Ke Teman :

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram

Sejak buaian kita sudah belajar SOP dari seorang Ibu bahkan sejak dalam kandungan. Mulai ketika Ibu menjaga asupan makanan yang dikonsumsinya, karena ibu secara tidak langsung memberi makanan kepada janin yang ada di dalam kandungannya.

Ibu juga memperhatikan waktu istirahat, dan posisi tidurpun perlu diatur sedimikian rupa, belum lagi menjaga kebersihan tubuh dan pakaiannya.
Ketika kita masih bayi, bunda merawat dan menjaga kita dengan teliti. Ketika kita menangis karena lapar, pingin minum karena haus, ingin pipis dan pup. Bunda sudah tahu apa yang harus dilakukannya.

Dan sejak kecil kita sudah dikenalkan aturan oleh orang tua kita. Mana yang boleh dikerjakan dan mana yang tidak boleh dikerjakan.

Mungkin masih terkenang oleh kita. Dulu ketika masih kecil, kita pernah (baca: sering) melanggar jam bermain, nonton tv, main game dan waktu belajar yang diberikan ibu atau bapak kita.

Sama, ketika masih kecil, saya pun menganggap semua aturan terasa mengekang, memberatkan, tidak bebas bermain dan kejam. Kemudian lambat laun kita terbiasa, menjadikan kita disiplin sehingga terbawah sampai dewasa. Beranjak dewasa, kitapun mengerti bahwa semua aturan itu untuk kebaikan kita.

Kini, kitapun baru sadar. Sebagai orang tua, tidak terasa sudah banyak membuat aturan untuk anak – anak kita. Bahkan kita juga sering memaksakan aturan itu meskipun anak – anak kita tidak menyukainya.

 

DALAM BISNIS

Jadi, sejak bayi kita sudah terbiasa dengan aturan atau SOP dalam keluarga kecil kita. Begitupun dalam organisasi bisnis. Perusahaan memerlukan aturan main, SOP dan system agar berjalan sesuai yang diharapkan untuk mencapai tujuannya.

Maka, apa kata dunia? Jika ada yang masih mempertanyakan pentingnya aturan main dan SOP di perusahaan Anda?

Kebetulan beberapa kali saya diundang dan keliling ke beberapa kota di Indonesia sebagai nara sumber dan pemateri Workshop tentang penyusunan SOP Perusahaan. Selalu ada saja keluhan peserta tentang sulitnya menerapkan SOP di perusahaannya karena ketidakdisiplinan karyawannya.

Ada satu lagi pertanyaan populer yang sering dilontarkan kepada saya adalah *“Apakah UKM atau usaha yang masih skala kecil perlu membuat SOP?”*

Pertanyaan serupa juga hampir selalu ada di acara Webinar yang diadakan oleh Master SOP Indonesia. Webinar SOP ini sudah berjalan sebanyak 18 Batch dan hampir tiap ‘Bacth’ nya selalu ada pertanyaan serupa.

Maka, ada 2 versi berbeda untuk menjawabnya. Jawaban anak kecil atau sebagai orang tua?

Demikian, semoga tulisan ini bermanfaat.

 

Salam founder,
Alim Mahdi
Master SOP Indonesia

Master G-Coach, CPHCM, Entrepreneur,
Konsultan BNSP Pendamping UMKM,
Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz
dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.

Bagikan Ke Teman :

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram

Dapatkan Artikel Terbaru GRATIS Sekarang!

Dapatkan informasi blog terbaru dari MasterSOP.com di email Kamu

Baca Juga Artikel Lainnya :

Butuh bantuan / Dukungan?

Langsung hubungi kami melalui tombol berikut :

Alim Mahdi CEO Master SOP Indonesia

© 2021 Master SOP Indonesia, All rights reserved.
Redesign by: Febri Suryanto