Merancang Standar Operasional Prosedur Pengiriman Barang
Pedoman utama yang harus Anda lakukan dalam merancang standar operasional prosedur pengiriman barang memang sedikit berbeda. Anda akan mengerjakan dan mengelola gudang untuk barang. Selain itu juga sangat penting untuk memastikan SOP pada penyimpan barang yang akan dikirim untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan sejak awal. SOP ini diperlukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan kesalahan saat pengiriman barang sehingga akan merugikan perusahaan.Lantas, bagaimanakah contoh pembuatan SOP untuk pengiriman barang?
Jika Anda akan membutuhkan prosedur operasional untuk pengiriman barang, namun masih belum mengetahui apa saja yang diperlukan, berikut ini beberapa langkah berikut yang dapat Anda terapkan.1. Menetapkan tujuan yang jelas
Dalam melaksanakan dan membuat apapun, tujuan merupakan hal utama yang harus dibentuk sebelum adanya aksi yang akan dilakukan. Dengan menetapkan tujuan yang jelas, yaitu untuk memastikan barang yang sudah dikeluarkan atau akan dikirim sesuai dengan pesanan dan pengiriman, maka proses pembuatan SOP bisa lebih terarah.- Bahan dan Alat yang dibutuhkan
- Surat Pesanan
- Surat dari pengiriman barang
- Forklift
- Kendaraan yang digunakan untuk mengangkut barang
- Penanggung jawab
4. Pemeriksaan Barang
Pada pemeriksaan barang ini memiliki beberapa tahapan-tahapan yang harus dilakukan yaitu:- Penanggung jawab harus memeriksa barang sebelum dikirim
- Memeriksa kembali kesesuain barang, dimulai dari nama, number, tanggal kadaluarsa barang hingga surat pesanan dan pengiriman.
- Penanggung jawab yaitu kepala gudang harus memberikan tanda tangan sebagai bukti barang sudah layak untuk dikirim.
- Terdapat Surat pengiriman barang dari pengirim
- Pemeriksaan kembali surat pengiriman, surat pemeriksaan dan surat pengiriman barang.
- Kemudian Packing Barang
- Mencatat barang yang akan dikirimkan oleh administrasi gudang
- Tandatangani surat dan juga stempel surat pengiriman dan surat pengiriman barang oleh administrasi gudang.
- Melakukan pemeriksaan antara kesesuaian pada surat pengiriman barang dan administrasi ekspedisi pengiriman.
- Membuat arsip surat pengiriman dan surat pengiriman barang sebanyak 3 lembar.
- Menyerahkan Surat Pengiriman Barang kepada bagian pajak.
- Melakukan Pengiriman barang
- Menghubungi pihak yang akan mengangkut barang untuk mengirimkan barang tersebut.
- Melakukan pengawasan selama pemuatan barang pada jasa angkut.
- Melakukan serah terima barang yang akan dikirimkan dari penanggung jawab petugas gudang kepada penanggung jawab jasa pengiriman dengan tanda tangan nama terang, tanggal dan cap petugas.
- Memastikan penanggung jawab jasa angkutan memberikan bukti pengiriman dengan alamat yang sudah tertulis dan nomor yang dicantumkan